Perkuat Literasi Administrasi Kependudukan, Disdukcapil Kebumen Luncurkan Si Jalak

KEBUMEN resmi meluncurkan inovasi “Si Jalak” (Aksi Jejaring Literasi Administrasi Kependudukan) sebagai langkah memperkuat literasi sekaligus membangun budaya tertib Administrasi Kependudukan di masyarakat. Program tersebut diperkenalkan di Pendopo Kabumian, Jumat (7/8/2026).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Kebumen, Jamal Darwanto, mengatakan “Si Jalak” tidak hanya bertujuan meningkatkan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan, tetapi juga mendorong masyarakat memahami pentingnya memperbarui dokumen setiap kali terjadi peristiwa kependudukan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut mengandalkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dunia pendidikan, media massa, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah daerah.

“Hari ini Dinas Dukcapil Kabupaten Kebumen melaunching ‘Si Jalak’ Aksi Jejaring Literasi Administrasi Kependudukan. Ini merupakan inovasi dalam upaya meningkatkan cakupan dokumen administrasi kependudukan. Melalui jejaring yang kami bangun, kami melibatkan dunia pendidikan, media, organisasi masyarakat, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi sadar administrasi kependudukan,” ujar Jamal.

Untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat, Disdukcapil juga membentuk dan melatih duta administrasi kependudukan. Saat ini, program tersebut telah menggandeng Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen dan Karang Taruna Kabupaten Kebumen sebagai mitra strategis.

Dalam peluncuran itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen, Nurjanah Zaeni Miftah, dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Kebumen, Marsino, dikukuhkan sebagai Duta Administrasi Kependudukan Kabupaten Kebumen.

Selain memperkuat literasi, Disdukcapil juga terus meningkatkan kualitas pelayanan hingga ke tingkat desa. Jamal menjelaskan, sebelum 2025 hanya 152 desa yang mampu melayani administrasi kependudukan.

Namun melalui Program Berdaya Pemerintah Kabupaten Kebumen, seluruh operator desa telah mendapat pelatihan sehingga kini seluruh desa telah mampu memberikan layanan administrasi kependudukan.

“Jadi sekarang masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kecamatan maupun ke kabupaten. Cukup datang ke desa masing-masing untuk mendapatkan layanan administrasi kependudukan,” katanya.

Ia berharap kehadiran “Si Jalak” mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu memperbarui dokumen kependudukan setiap terjadi perubahan data atau peristiwa penting.
“Dokumen kependudukan adalah hak setiap masyarakat. Namun dokumen tersebut harus selalu diperbarui dan di-update setiap terjadi peristiwa kependudukan,” tambahnya.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, mengapresiasi lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, administrasi kependudukan merupakan layanan dasar yang menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga layanan perbankan.

Ia menyebut capaian administrasi kependudukan Kabupaten Kebumen saat ini sudah sangat baik. Kepemilikan KTP elektronik telah mencapai 99,37 persen, sementara kepemilikan akta kelahiran anak mencapai 99,73 persen.

“Capaian ini patut kita syukuri. Namun masih ada sebagian warga yang harus terus kita jangkau dan dampingi agar memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sehingga memperoleh hak yang sama sebagai warga negara,” ujarnya.

Menurut Lilis, kekuatan utama “Si Jalak” terletak pada upaya membangun budaya literasi administrasi kependudukan. Semakin tinggi pemahaman masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan, semakin tertib pula pelaporan setiap peristiwa kependudukan sehingga pemerintah memiliki data yang akurat untuk menyusun kebijakan pembangunan.

Karena itu, ia mengajak pemerintah desa, TP PKK, kader, akademisi, komunitas, media, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan gerakan literasi administrasi kependudukan.

“Saya berharap ‘Si Jalak’ menjadi awal semakin kuatnya budaya literasi sadar administrasi kependudukan di Kabupaten Kebumen. Budaya yang mendorong setiap warga tertib mengurus dokumen kependudukan, memahami pentingnya data yang akurat, serta aktif memanfaatkan layanan yang disediakan pemerintah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *