KEBUMEN-Mensikapi adanya isu Indonesia gelap di Bulan Agustus tahun ini, Ketua DPC K-SPSI Kebumen, Akif Fatwal Amin mengajak kepada segenap pekerja/buruh khususnya dan masyarakat di Kabupaten Kebumen pada umumnya, untuk tidak mudah terprovokasi bila ada ajakan-ajakan aksi unjuk rasa yang tidak jelas tujuan dan maksudnya.
“Terkait adanya isue tersebut (Indonesia gelap) kami menghimbau kepada seluruh pekerja buruh di Kebumen untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan tidak mudah terprovokasi dengan aksi-aksi yang tidak jelas tujuannya, K-SPSI tidak ada rencana aksi di bulan ini,” tuturnya, Selasa (25/8).
Akif juga menjelaskan DPC K-SPSI Kebumen sependapat dan satu komando dengan DPP K-SPSI bahwa DPC K-SPSI Kebumen mempunyai rencana aksi tapi tidak dalam waktu dekat ini, yang akan mengawal terkait pengesahan UU Ketenagakerjaan, pun itu melihat kondisi perkembangannya.
“Untuk di Bulan Agustus ini kita tidak ada rencana aksi, para pekerja buruh di masing-masing perusahaan masih dalam suasana kesemangatan dalam memeriahkan HUT RI ke 81 dengan berbagai kegiatan positif, kita mendukung itu,” katanya.
Sekedar informasi, aksi unjuk rasa besar dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8) Agustus.
Aksi dilaksanakan guna mendesak DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Koruptor dan menuntut penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

